Topic 8: Self-heating atau Spontaneous combustion (HSSC) pada biji kedelai (yellow soybeans)

Self-heating atau Spontaneous combustion (HSCC) adalah suatu kondisi dimana pembangkitan panas internal dari suatu bahan yg melebihi kapasitasnya. Untuk menghilangkan panas pada komoditas tersebut karena peningkatan temperatur, kadar kelembaban mulai bermigrasi lebih dan lebih dan setiap kali menciptakan lebih banyak panas sampai biji-bijian perlahan-lahan terbakar (discolor mulai dari coklat muda, ungu tua, coklat tua, hitam/burnt).

Jenis pemanasan sendiri (self-heating) yang umum terjadi ada pada produk pertanian. Istilah HSCC sering dikenal di dunia asuransi untuk claim komoditas agrikultur. HSCC terjadi karena proses keluarnya kelembaban yang terkena panas berlebih. Panas akan menyebabkan kemungkinan damage dikarenakan antara lain:

Perubahan iklim selama perjalanan (transport)

Faktor perubahan iklim (climate change) juga mempengaruhi self-combustion semisal pengiriman kedelai berasal dari Amerika yang bermusim dingin lalu dikirim ke Indonesia yang bermusim panas, hal tersebut dapat mengakibatkan cargo menjadi panas sehingga mengakibatkan cargo sweating. Ketika cargo sweating, moisture terus mencari jalan untuk bisa release seperti air yang mengalir. Moisture akan mencari jalan kosong dimana dia bisa keluar. Biasanya debu dan kotoran kedelai berkumpul di pinggiran cargo dan menjadi penghalang moisture untuk keluar, moisture akan terblock sehingga menyebabkan cargo mouldy. Fase self-combustion ini akan terus berlangsung di dalam container yang suhunya panas. Karena moisture terjebak debu dan kotoran di cargo lapisan atas yang kemudian menjadi mouldy, cargo bagian tengah menjadi sangat panas sehingga mulai terbakar dan discolor dari warna ungu, ungu tua, coklat tua, hinga hitam/burnt.

Posisi stowage kapal

Saat container diletakan pada kondisi external yg panas seperti posisi selama stowage container berdekatan dengan fuel tank atau berada dibagian yang terpapar sinar matahari secara langsung. Vessel owner tentunya tidak mau rugi untuk meletakkan posisi container tidak di under deck atau berdekatan dengan fuel tank. Biasanya tergantung urutan container mana yang akan dibongkar di Pelabuhan. Container yang akan dibongkar biasanya diletakkan di bagian atas.

Time of transport

Apabila kapal berangkat dari Amerika, kapal dapat berhenti di 5 hingga 6 port of transit sebelum tiba di negara tujuan, misalkan dari Amerika ke Hongkong ke Singapura ke Johor lalu terakhir ke Indonesia. Hal tersebut terjadi karena kapal tidak cukup muatan untuk bisa langsung ke Indonesia.

 

Konsep HSSC sama dengan cara kerja tubuh manusia ketika berkeringat. Ketika berada di ruangan ber AC, tubuh merespon menjadi dingin dan tidak berkeringat. Namun Ketika tubuh berada di luar di kondisi yang panas maka tubuh akan berkeringat. Kondisi tubuhpun akan merasa lebih panas dan panas jika terus menerus di area yang panas sehingga kulit menjadi kemerahan lebih gelap.

Sebagai surveyor yang melakukan damage survey pada biji kedelai, kami tidak dapat menyimpulkan penyebab pasti kerusakan cargo tersebut. Karena biji kedelai merupakan barang yang insurable artinya semua penyebabnya tidaklah pasti 100% karena biji kedelai bukan hazard product yang pasti sebab dan akibatnya.

Di Indonesia, kedelai kuning (yellow soybeans) digunakan menjadi tahu atau tempe yang berwarna keputihan. Namun apabila kedelai tersebut Ketika diterima di Gudang mengalami discolor (warna gelap) pasti pihak buyer melakukan claim ke seller karena kedelai tersebut tidak laku dijual, pengerajin tahu tempe pasti menginginkan kedelai yang berwarna kuning cerah.

HSSC dapat menyebabkan ledakan dikarenakan debu yang menghambat keluarnya moisture dan kondisi panas yang ada di dalam cargo. Kami mempunyai pengalaman menangani client dalam damaged cargo survey claim karena kebakaran Gudang di daerah Krian. Proses pembersihan api baru selesai dalam 1 minggu karena proses heating lebih cepat jika terkena external heating. Pernah lagi ada kejadian raw sugar curah yang kami awasi terbakar dan menghanguskan dinding. Mungkin inilah mengapa product berupa pasir (bubuk) memerlukan dokumen lembar data keselamatan bahan (MSDS).

Mengapa pada kontainer biji kedelai tidak dipasang Dessicant Gel?

It’s not common practice. Selain itu juga tidak disarankan oleh Federation of Oils, Seeds and Fats Associations (Fosfa) dan Grain and Feed Trade Association (Gafta). Biji kedelai memiliki value barang yang tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan biji kakao. Harga biji kedelai berkisar 300 USD per MT sedangkan biji kakao berkisar 2400 USD per MT.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Topic 1: Sampling in bags for Cocoa beans

Topic 2: Quartering sample for Cocoa beans