Topic 5: Penggunaan container lining dan dry bags pada cocoa beans
Penggunaan container lining kraft paper dan dry bags pada komoditi biji kakao bertujuan untuk menyerap kelembaban udara dan menjaga suhu udara di dalam ruang container selama perjalanan (voyage). Hal ini diperlukan karena biji kakao mengandung air dan bahan kering seperti banyak komoditas pertanian lain. Biji kakao disebut dengan istilah alive product dengan kata lain, mereka dapat saling bereaksi dengan lingkungan sekitarnya. Pada umumnya produsen biji kakao menginginkan kadar air sekitar 7,5% sesuai purchase contract. Adapun faktor lainnya yaitu lama pengiriman, waktu transit, dan kondisi cuaca selama pelayaran akan mempengaruhi peningkatan kadar air dan mengakibatkan penyusutan berat atau kargo damage akibat kondensasi.
Federation of cocoa commerce (FCC) merekomendasikan penggunaan container
lining dan dry bags untuk mengatasi penyerapan kadar air selama perjalanan
pengiriman biji kakao. Lapisan kraft paper tipe double wall corrugated board
atau 2 lapis single wall corrugated boards paling disarankan oleh FCC untuk
digunakan melapisi seluruh dinding container. FCC juga merekomendasikan
pemberian dry bags dengan jumlah yang cukup di dalam container. Perkiraan penyerapan
air mempertimbangkan rentang waktu pelayaran dan temperature selama perjalanan
(voyage). Untuk perjalanan container ke Eropa diperlukan dry
bag yang mempu menyerap air sekitar 20 liter untuk 20ft container dan 40 liter
untuk 40ft container. Sedangkan untuk perjalanan ke Asia diperlukan dry
bag yang mempu menyerap air sekitar 30 liter untuk 20ft container dan 60 liter
untuk 40ft container. Penting juga bagi shipper untuk mengetahui jenis
dessicant bag / dry bag yang mereka pilih.
Sebagai surveyor, kami biasanya mencatat tipe dan jumlah karton yang
melapisi container serta mencatat dan menghitung dry bag pada masing-masing
container. Hal ini bertujuan sebagai bahan evaluasi trader atau shipper pada
pengiriman selanjutnya dan juga sebagai referensi kami untuk mengetahui
penyebab terjadinya kerusakan kargo saat diterima di Gudang buyer.
Komentar
Posting Komentar