Topic 6: Infestation on Cocoa beans

Artikel ini pure pendapat dan hasil pengamatan aku selama bekerja di inspection company specialist commodity and maritime survey. 

Biji kakao seringkali terkontaminasi serangga seperti tropical warehouse moth (ephestia cautella), indian meal moth (plodia interpuntella), foreign grain beetle (ahasverus advena), larva, dll. Dalam dunia komoditas agriculture, serangga seakan menjadi masalah klasik yang tidak akan ada habisnya. Serangga pada biji kakao yang diperdagangkan ini merupakan hama yang dapat menyebabkan kerugian dari segi kualitas, biji akan mudah busuk dan rapuh. Pemerintah Indonesia yakni karantina tumbuhan juga berperan aktif dalam melakukan tindakan upaya pencegahan masuk dan tersebarnya organisme pengganggu tumbuhan dari luar negeri dan dari suatu area ke area lain di dalam negeri dan keluarnya dalam wilayah negara republik Indonesia. Pada prosedur impor biji kakao dalam container, karantina melakukan pengecekan adanya serangga pada 1 atau 2 container dalam 1 shipment. Prosedur ini wajib dilakukan untuk bisa release container dari Pelabuhan. Apabila karantina menemukan adanya serangga, maka container wajib dilakukan fumigasi. Fumigasi dilakukan oleh fumigator yang sudah terdaftar di dinas Kesehatan. Fumigasi adalah sebuah metode pengendalian hama menggunakan bahan kimia (pestisida). Dalam prosesnya, sebuah area atau wadah container secara menyeluruh dipenuhi gas atau asap bertujuan membunuh semua hama di dalamnya kemudian ditutup rapat menggunakan plastic kedap udara selama durasi yang ditentukan. 

Sedikit mengenai fumigasi, fumigasi pada biji kakao di Indonesia dapat menggunakan methyl bromide (CH3Br) atau bisa juga dengan phosphine. Namun di Eropa setau aku di Netherlands dan France, penggunaan phosphine dilarang. Untuk fumigasi container 40ft fumigast methyl dapat menggunakan dosis 48 gram/M3 dengan exposure period 24 hours. Biaya yang dikenakan sekitar 2.8 juta container 20ft dan 3 juta untuk container 40ft. Dalam urusan purchase contract biji kakao import, buyer akan mengclaimkan biaya fumigasi kepada seller (trader). Oleh karena itu, peran surveyor yang ditunjuk oleh seller/cocoa trader diharapkan dapat meminimalisir besarnya biaya yang diclaim oleh buyer dengan cara mengambil video infestation check pada saat buka segel dan pintu hingga pergerakan serangga hidup di dalam container sebagai upaya verifikasi. Karena serangga adalah hewan hidup dan bergerak, adanya kemungkinan terjadi cross-contamination bisa saja terjadi. Seller beranggapan bahwa biaya fumigasi yang mereka tanggung yakni apabila infestation terjadi murni dalam container tersebut. Meskipun kargo sudah difumigasi di negara asal, namun bisa saja infestation terjadi saat kargo berada selama pelayaran (voyage).

Efektifkah menggunakan grain-pro plastic liner?

Mengenai grain-pro plastic liner, kami mulai mendapati container dengan tipe liner ini di Indonesia sejak tahun 2020. Para produsen chocolate di Indonesia yang kami survey di Gudang mereka seperti Barry callebout, Mayora, Olam, Cargill, Jebe Koko, Asia cocoa, Golden Harvest sering menerima container dengan grain-pro liner ini. Informasi yang aku dapat dari laman website grainpro.com, grain-pro mengclaim mempunyai banyak manfaat antara lain:

- Membantu mengurangi penyusutan berat.

- Meningkatkan kualitas pangan dengan melindungi komoditas pertanian dari serangan serangga, pertumbuhan jamur, oksidasi, dan ketengikan.

- Mencegah tumbuhnya jamur pada komoditas pertanian kering yang disimpan seperti aflatoksin dan okratoksin.

- Cocok untuk menyimpan dan mengangkut produk organik dan tidak memerlukan penggunaan insektisida kimia.

- Penghalang gas pada semua produk penyimpanan grainpro memungkinkan pelestarian kualitas komoditas organik kering yang disimpan.

- Secara efektif menghilangkan serangan serangga saat produk sedang dalam perjalanan.

- Terbuat dari film multilapis kedap udara dengan sifat penghalang gas/kelembaban yang unggul.

- Menghambat pertumbuhan jamur yang menyebabkan aflatoksin, yang merupakan bahaya kesehatan masyarakat yang utama.

- Melindungi komoditas dari kondensasi.

- Cocok untuk penyimpanan produk organik.

- Digunakan untuk barang yang dikarungi/dipalet dalam ukuran 20/40 ft pengiriman kontainer.

- Mudah dipasang di kontainer pengiriman.

- Mempertahankan rasa, warna, dan aroma komoditas.


Dari data penerimaan 126 container menggunakan grain-pro plastic liner pada bulan Maret - September 2022 di salah satu Gudang produsen cocoa beans, 23 container ditemukan infested sedangkan 103 container Not infested. Mostly apabila liner dalam kondisi zip lock dan kedap udara saat diterima di Gudang, maka jarang sekali ditemukan infestation di dalam plastic liner. Namun tidak menutup kemungkinan adanya serangga hidup diluar plastic. Biasanya pihak Gudang penerima tetap akan melakukan fumigasi pada container meskipun serangga ditemukan di luar grain-pro plastic liner mungkin treatment tersebut sudah sesuai dengan SOP mereka. Tidak jarang terjadi perselisihan antara buyer dan seller terkait claim infestation ini, karena surveyor tidak menemukan serangga hidup saat proses bongkar tetapi Gudang buyer melakukan treatment fumigasi yang biayanya dichargekan ke seller. Oleh karena itu, di beberapa Gudang dilakukan joint survey ketika pembukaan container. Sehingga kedua belah pihak sepakat dengan ada atau tidaknya infestation pada container tersebut.

Penggunaan dessicant bag juga berlaku pada grain-pro plastic liner ini. Biasanya merk yang digunakan adalah chunwang sekitar 8, 12, atau 20 pcs per container. Dessicant bag diletakan di dalam grain-pro plastic bertujuan untuk menyerap kelembaban udara dan menjaga suhu udara di dalam ruang container selama perjalanan (voyage).

grain-pro plastic liner



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Topic 1: Sampling in bags for Cocoa beans

Topic 2: Quartering sample for Cocoa beans