Finally, I’m back nulis blog di 2023. Berhubung aku gak punya pensieve seperti Dumbledore, so it would be better if I keep my mind into a blog. Blog seputar dunia kerja aku yaitu bidang MARINE AND CARGO SURVEYOR.
Sesuai namanya, Surveyor adalah seseorang yang
melakukan survey atau inspeksi dengan tujuan mengumpulkan data atau informasi
serta melakukan pengawasan dan memeriksa sebuah pekerjaan. Surveyorpun
bermacam2 bidang dan keahliannya. Disini aku hanya membahas tentang Surveyor
specialis Marine dan Cargo. Lingkup yang dikerjakan yaitu komoditas agrikultur
dan produk import atau export. Lokasi pengerjaannya yaitu di gudang dan
pelabuhan.
Komoditas agrikultur yang biasa tempat kerja aku
kerjakan yaitu cocoa beans, soybeans, corns, animal feeds (SBM, DDGS, CGM,
Rapeseed, MBM, Feather meal, Copra pellet, Canary seeds, Millet, Fish meal), Fish
oil, Tepung tapioca, Coffee, Raw sugar, Garlic, dan Cloves. Untuk product import
lainnya seperti Slabs, Coil, Fabric, Coal, dan Tin.
Btw, aku akan nulis topik-topik yang bagi aku menarik
aja. Ada 2 topic yaitu Cocoa beans dan Soybeans.
Ibarat sebuah
negara berjalan diatur oleh sebuah UUD. Sama halnya dengan surveyor, Kita
inspeksi berdasarkan sebuah aturan yang dibuat oleh asosiasi perdagangan
international yaitu Federation of cocoa
commerce LTD (FCC) untuk Cocoa beans dan Grain and Feed Trade Assosiation (GAFTA) untuk biji-bijian dan
pakan ternak. Menurutku ini menarik untuk dibahas karena peraturan itu selalu
update menyesuaikan kasus yang terjadi recently dan aku sebagai admin yang
menerima laporan dari surveyor dan harus menyusun serta mengolah data sebelum
dikirim ke trader harus memahami rules agar survey report kita sesuai dengan
kebutuhan trader.
Why traders need a surveyor?
Keberadaan
surveyor diperlukan sebagai pihak independen yang dapat memberikan supporting
atau validasi data agar proses jual beli antara shipper/trader dan buyer dapat
berjalan dengan negosiasi yang mudah. Mayoritas surveyor ditunjuk oleh penjual
yang di luar negeri jika contract pembelian CIF (Cost Insurance and Freight),
artinya penjual bertanggung jawab atas barang hingga barang diterima di gudang
buyer. Jika shipment contract menggunakan FOB (freight on Board), kemungkinan
kecil menggunakan jasa surveyor di negara destinasi sebab tanggung jawab
penjual hanya sampai pada port of loading saja. Ada juga alasan lain mengapa
memerlukan jasa surveyor, antara lain sebagai persyaratan document export,
laporan survey surveyor sebagai salah satu syarat sebagai supporting dokumen
claim damaged cargo ke asuransi. Perlakuan tsb dilakukan untuk perdagangan
komoditi Cocoa beans.
Lain halnya dengan
Soybeans dan animal feeds, sering kali pemilik barang baik importir/exportir
meminta jasa surveyor untuk Stock Monitoring Agreement. Artinya, surveyor
bertugas sebagai verifikasi timbangan dan memberikan laporan stock on daily
basis sekaligus memberi supporting data jika pemilik barang ingin melakukan
claim barang rusak. Karena surveyor sebagai pihak independen akan dibutuhkan
laporan surveynya oleh pihak asuransi. Point plusnya kalo di tempat kerja aku
sekarang, bosku mempunyai pengalaman dulu sebagai manager logistic senior
sehingga dia tau how the way of thinking orang2 di perusahaan asuransi. Bahasa
yang ditulis di survey reportpun ada istilah2 tersendiri. Karena asuransi pasti detail
dan mencari celah agar mereka tidak mengganti rugi banyak.
Komentar
Posting Komentar