Topic 4: Moisture test on cocoa beans by aqua boy and oven
Mengukur moisture pada biji kakao sangatlah penting dilakukan untuk mengetahui tingkat kekeringan yang mempengaruhi berat serta kualitas barang. Moisture yang terlalu rendah menyebabkan biji menjadi rapuh dan mudah pecah. Namun jika moisture terlalu tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan jamur (mouldy) pada biji kakao.
Federation of cocoa commerce (FCC) menyebut moisture quick tester dapat
menjadi salah satu pilihan alat untuk menguji moisture di Gudang karena hasilnya
lebih cepat, seperti merk aqua boy, dickey-john, MB 45. Jika melihat di buku quality
rules FCC, mereka menjelaskan pengujian moisture menggunakan metode oven berdasarkan
International Confectionery Association (ICA) Analytical Method 43 – 1996. Metode
ini menjelaskan penetuan moisture biji kakao utuh atau nib biji kakao dengan
cara dikeringkan dan ditimbang. To be honest, I don’t understand the explanation
on the book cz it’s too technical analysis calculation. Aku akan share cara
kerja moisture test in general.
Metode moisture test menggunakan Aqua Boy
Tusukan garpu aqua boy pada kantong atau karung yang berisi biji kakao.
Posisi kantong harus mendapat tekanan sehingga biji dalam kondisi padat
menyentuh dengan permukaan garpu aqua boy. Lalu tekan tombol putih yang ada
pada aqua boy untuk melihat hasil moisture pada biji kakao yang diuji.
Perbedaan hasil antara oven
dengan Aqua boy berkisar 0.2-0.3%.
Metode moisture test menggunakan Oven
Siapkan sample biji kakao dan shellnya seberat 100 grams per lot atau bill
of lading. Kemudian sample dihancurkan kasar menggunakan blender lalu
ditimbang. Setelah mendapatkan berat sample yang di hancurkan, letakkan sample
di mangkok dan masukan ke dalam oven selama min 12 jam. Setelah 12 jam, sample
ditimbang kembali untuk mengetahui selisih penyusutan berat sample. Berat selisih
tersebut adalah hasil moisture test menggunakan oven.
Terkait lama pengujian menggunakan oven cukup bervariasi, sumber yang aku
dapat 12 jam menurut analyst dari salah satu pabrik pengolahan coklat terbesar di
Gresik. Lain halnya dengan FCC, di bukunya quality rules pengujian menggunakan
oven memerlukan waktu sekitar 16 s.d. 17 jam ditambah 30 min proses
pendinginan.
7.2 Determination: Quickly transfer 10 g of the test sample
into a previously weighed and dried empty dish (5.3) and lid. Cover the dish
immediately with its lid and weigh to the nearest 0,1 mg. Remove the lid and
place the dish (5.3), containing the test portion, on its lid in the oven (4.2)
controlled at 103 ± 2° C. Leave for 16 h ± 1 h, taking care not to open the
oven door during this time. At the end of this period, remove the dish, cover
it immediately with its lid and place it in the dessicator (4.4). Cool down to
ambient temperature (approximatively 30 to 40 min) and weigh, still covered, to
the nearest 0.1 mg. Again put the sample in the oven for one hour, cool it down
in the desiccator for 30 minutes and weigh. Should the difference between this
weighing and the previous weighing exceed 0.1 %, this procedure should be
repeated.
Referensi:
FCC MEMBER SUPERINTENDENTS SCHEME Terms and Conditions of Membership &
Code of Practice (September 2018)
FCC QUALITY RULES (Applicable to contracts concluded on or after 01 July
2019)
Komentar
Posting Komentar