Topic 7: Shrinkage on Cocoa beans during storage

Biji kakao mengandung air dan bahan kering seperti banyak komoditas pertanian lainnya. Biji kakao sering disebut dalam istilah produk yang hidup dengan kata lain mereka dapat saling bereaksi dengan lingkungannya. Penyusutan (shrinkage) biji kakao didapat dari perbedaan berat antara kedatangan di gudang dan berat sebelum dumping untuk produksi. Penyusutan biji kakao berkaitan dengan kandungan kadar air di udara, terlepas dari kondisi udara selama pengeringan. Pengeringan dari produk agrikultur merupakan proses yang paling crucial untuk menjamin kualitas dan stabilitas selama penyimpanan di gudang.

Produsen memerlukan biji kakao yang memiliki kandungan kadar air sekitar 7%. Penyimpanan dan waktu penyimpanan akan mengurangi kadar air dan menghasilkan kesusutan. Sebagian besar dari biji dengan asal lokal berpotensi diterima pada kadar air 7% hingga 10%, sedangkan biji asal Afrika biasanya diterima pada kadar air 6% hingga 8% hal ini terkait dengan durasi saat transportasi.

Kami menemukan bahwa kesusutan berat selama storage di gudang mayoritas disebabkan oleh kesusutan kadar air. Meskipun kesusutan berat timbang tidak 100% linear dengan kesusutan kadar air karena pengujian kadar air rata-rata diambil per lot. Namun sebagian kecil kesusutan berat juga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti posisi tumpukan selama penyimpanan, sirkulasi udara di dalam gudang, kemasan barang, waktu penyimpanan, ceceran dan debu (yang disebebkan oleh kondisi biji mengering). Perubahan terjadi karena biji kakao sama seperti komoditas pertanian lain merupakan komoditas ‘alive’. Perubahan spesifikasi biji kakao dapat dipercepat di negara-negara dengan iklim sangat hangat seperti Indonesia. Hal ini terutama berlaku untuk kesusutan kadar air.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Topic 1: Sampling in bags for Cocoa beans

Topic 2: Quartering sample for Cocoa beans